SumatraSumatra BaratWisata Buatan

Janjang Koto Gadang, Tembok Cinanya Bukittinggi

Janjang Koto Gadang, Tembok Cinanya Bukittinggi

Janjang Koto Gadang, Tembok Cinanya Bukittinggi. Great Wall of Koto Gadang atau Janjang Koto Gadang dalam bahasa minang, merupakan tembok Cinanya Bukittinggi. Objek wisata yang tergolong baru di Sumatera Barat diresmikan oleh Menkominfo yang kebetulan juga orang Minangkabau yaitu Bapak Tifatul Sembiring pada tanggal 26 Januari 2013.

Bisa dibilang Janjang Koto Gadang ini merupakan miniatur dari Tembok Besar yang ada di Cina, karena meskipun dari segi arsitektur janjang ini mirip tetapi Janjang di Koto Gadang ini lebih curam, lebih pendek dan tak selebar Tembok China. Dengan panjang 1,5 kilometer, tembok Cinanya Bukittinggi ini membentang dari Kabupaten Agam hingga Kota Bukittinggi. Dari segi keindahan, Janjang ini tidak kalah dengan Great Wall di China karena tembok raksasa Koto Gadang melintasi Ngarai Sianok. Di titik itu, pengunjung dapat menikmati pemandangan lembah raksasa nan indah dan hijau. Tembok Cinanya Bukittinggi ini dari jaman penjajahan Belanda telah digunakan sebagai jalur akses penduduk desa untuk berkunjung ke desa lainnya atau jalan pintas untuk ke pusat kota Bukittinggi.

Untuk ke tempat wisata tembok Cinanya Bukittinggi ini, Anda cukup berkendara ke arah Ngarai Sianok, belok ke kiri di sebuah persimpangan di Jl. Panorama. Jalan yang cukup sempit, berkelok-kelok dan menurun memang agak menyulitkan dan membuat pengendara harus selalu berhati-hati. Selang beberapa menit perjalanan dari persimpangan tadi, di sebelah kiri kita akan menemui pintu masuk ke Janjang Kotogadang. Untuk parkir memang agak jauh. Dari parkiran (mobil) yang kira-kira berjarak 50 meter itu, kita berjalan balik arah ke pintu masuknya. Tak ada loket untuk memungut biaya masuk. Wisata tangga ini gratis. Sebelum melangkah, ada baiknya Anda berfoto dulu di dekat tanda masuknya sebagai kenang-kenangan.

Jembatan Gantung di Janjang Koto Gadang Tembok Cinanya Bukittinggi

Jembatan Gantung di Janjang Koto Gadang Tembok Cinanya Bukittinggi

Jalan pertama yang dilalui menurun. Jarak beberapa ratus meter, ada jembatan gantung yang hanya boleh dilalui oleh maksimal 10 orang. Jembatan ini berguna untuk meniti sungai yang terjal. Penuh tantangan. Selepas dari jembatan gantung, adrenalin pengunjung kembali diuji. Sebab kita harus mendaki anak tangga yang kabarnya berjumlah seribu jenjang makanya tempat ini juga sering disebut Janjang Saribu. Setelah sampai di ujung janjang, sebenarnya ada tempat parkir buat kendaraan-kendaraan yang masuk dari Kotogadang. Jadi silakan memilih, mau naik janjang dari Ngarai Sianok atau turun janjang dari Kotogadang. Kekhasan yang lain dari Kotogadang ini adalah kerajinan peraknya. Entah bagaimana asal muasalnya, arti nama nagari ini sama dengan Kotagede di Yogyakarta, yang sama-sama menghasilkan kerajinan perak.

Selama perjalanan anda menelusuri tembok Cinanya Bukittinggi ini, Anda tidak hanya disuguhi dengan banyaknya anak tangga untuk mencapai dasar lembah. Anda juga akan dibuat terpana melihat keindahan alam di sekitar dengan tegaknya Gunung Marapi dan Gunung Singgalang yang tampak mempesona dari kejauhan. Hal inilah yang akan menjadi obat lelah kita karena pemandangan lainnya pun ikut serta menyegarkan pikiran. Selain itu, tak jarang beberapa satwa berupa kera akan tampak melintas, melewati ranting-ranting pepohonan. Tak kalah pula, nyanyian para burung pun menjadikan suasana terasa benar-benar alami.

Nah, bagaimana? Berminat untuk jalan-jalan ke tembok Cinanya Bukittinggi ini? Siapkan dulu tenaga dan kaki-kaki Anda agar kuat menapaki ratusan janjangnya sampai ke Kotogadang. Jangan lupa membawa kamera dan minuman juga.

Galeri Wisata Janjang Koto Gadang

Anda ingin melihat galeri foto Wisata Nasional Janjang Koto Gadang? Anda dapat melihatnya di akun instagram kami di @wisata.nasional. Kami juga selalu mengupdate galeri foto tempat wisata di Instagram kami. Jadi apabila anda ingin melihat artikel tempat wisata terbaru melalui instagram anda, anda dapat memfollow Instagram wisata.nasional.

Punya cerita tersendiri saat berlibur di Wisata Nasional Janjang Koto Gadang dan anda ingin cerita tersebut di publish di WisataNasional.net? Anda dapat mengirimkan cerita anda kepada kami di menu Kirim Pengalaman Wisata.

Share:

Leave a reply