KalimantanKalimantan TimurWisata Alam

Surga-nya Ubur-ubur di Danau Pulau Kakaban

Surga-nya Ubur-ubur di Danau Pulau Kakaban

Surga-nya Ubur-ubur di Danau Pulau Kakaban. Pulau Kakaban merupakan pulau karang yang mempunyai laguna ditengahnya. Pulau yang sudah terbentuk ribuan tahun lalu ini mempunyai luas lahan sebesar 774,2 hektar. Nama Kakaban berasal dari bahasa masyarakat setempat yang berarti “memeluk”. Tau nggak sobat, ternyata pulau Kakaban ini berbentuk seperti angka sembilan loh, dengan danau dibagian tengahnya. Sehingga nampak seakan-akan pulau ini sedang memeluk danau.

Danau Kakaban sebenarnya adalah air laut yang terperangkap di pulau Kakaban dan ditambah dengan air tanah dan air hujan selama ribuan tahun. Luas danau di Kakaan mencapai 390 hektar dengan kedalam 11 meter.

Pemandangan di Danau Pulau Kakaban

Pemandangan di Danau Pulau Kakaban

Lokasi dan Akses Menuju Danau Pulau Kakaban

Danau ubur-ubur Kakaban terletak di Pulau Kakaban yang termasuk dalam Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Untuk mencapai Pulau Kakaban, Anda dapat naik speedboat berkapasitas 15 orang dari Derawan, Maratua, atau Sangalaki. Dibutuhkan waktu sekira 45 menit dari Derawan, 30 menit dari Maratua, dan 20 menit dari Sangalaki. Biaya sewa speedboat adalah kurang lebih Rp500.000,- hingga Rp1.000.000,- yang dapat digunakan untuk mengunjungi ketiga pulau tersebut dalam waktu sehari.

Fasilitas dan Akomodasi di Danau Pulau Kakaban

Pulau Kakaban adalah pulau tak berpenghuni. Untuk memenuhi kebutuhan akomodasi Anda, resot di kepulauan Derawan, Pulau Sangalaki, dan Pulau Maratua dapat jadi pilihan. Tapi bagi sobat yang ingin snorkling atau diving dengan membawa alat sendiri, tetap dikenakan biaya Rp.20.000.

Di Derawan, terdapat banyak penginapan atau cottage berada di sekitar pantai dengan harga mulai dari Rp50.000,- hingga Rp400.000,- per malam. Kebutuhan untuk menyewa alat-alat snorkeling dapat Anda temukan di tiga pulau terdekat dengan Pulau Kakaban.

Aktifitas Wisata di Danau Pulau Kakaban

Daya tarik utama dari Pulau Kakaban adalah danau air payau yang ada ditengahnya. Danau yang ada di Pulau Kakaban termasuk dalam kategori danau pra-sejarah yang terbentuk pada zaman peralihan Holosen. Masa Holosen berada antara tahun 9560 hingga 9300 sebelum Masehi. Luas total danau ini sekitar 5 km2 yang dibatasi oleh dinding berupa karang setinggi 50 m.

Dinding karang ini menyebabkan air terperangkap dalam danau dan tidak terlepas ke lautan. Karakter perairan Danau Kakaban cukup unik, karena merupakan gabungan dari air laut, air hujan, dan juga air tanah. Ini membuat air danau menjadi lebih tawar ketimbang lautan disekitarnya.

Hal yang paling menarik dari Danau Kakaban adalah danau ini dihuni oleh ubur-ubur. Diseluruh dunia hanya ada 2 danau ubur-ubur dan Danau Kakaban adalah danau ubur-ubur tersebar di dunia. Satu danau ubur-ubur lainnya adalah Pulau Palau yang ada di Mikronesia. Dari kedua danau ubur-ubur tersebut, Danau Kakaban mempunyai jenis ubur-ubur terbanyak dengan jumlah spesies 4 ubur-ubur berbeda. Keempat spesies ubur-ubur yang sudah diidentifikasi di Danau Kakaban adalah Aurelia aurita, Tripedalia cystophora, Martigias papua, dan Cassiopeia ornata. Sementara di Pulau Palau hanya ada 2 spesies ubur-ubur yang menghuni danaunya.

Ada ribuan ubur-ubur yang menghuni Danau Kakaban. Anda bisa menyelam bersama ribuan ubur-ubur jika mau. Tidak perlu khawatir, karena ubur-ubur di Danau Kakaban tidak mempunyai sengat sehingga meskipun jumlahnya ada ribuan, tapi tetap aman untuk berenang diantara ubur-ubur. Ingat, ini hanya bisa dilakukan di Indonesia, tepatnya di Pulau Kakaban. Dari sekian banyak ubur-ubur, mungkin yang paling unik adalah dari jenis Cassiopeia ornata.

Ubur-ubur dari jenis ini berenang secara terbalik. Ini dilakukannya karena mereka bersimbiosis dengan alga yang ditaruh pada bagian kakinya. Alga memerlukan sinar matahari untuk memproses makanan, oleh karena itu ubur-ubur Cassiopeia ornata berenang dengan kaki diatas dan kepala dibawah. Agar alga yang ada dikakinya bisa terkena sinar matahari. Alga bisa menghasilkan makanan yang diperlukan oleh ubur-ubur. Memang di Danau Kakaban, jumlah makanan bagi ubur-ubur sangat sedikit. Karena itulah ubur-ubur dari jenis Cassiopeia ornata melakukan simbiosis dengan alga.

Dari beberapa pulau yang menjadi bagian dari Kepulauan Derawan, Pulau Kakaban adalah pulau yang paling ketat dilindungi. Pemerintah Kabupaten Derau dimana Pulau Kakaban masuk dalam wilayah administrasinya mengeluarkan peraturan, bahwa tidak boleh ada penginapan yang boleh berdiri di Pulau Kakaban. Secara tidak langsung ini juga berarti, bahwa pulau ini tidak boleh dihuni oleh manusia.

Selain melakukan aktifitas snorkeling di danau, Pulau Kakaban juga dikeliling oleh beberapa titik selam. Beberapa titik yang terkenal seperti The North Face, Rainbow Run, The Plateau, Diver’s Delign, The Wall, Blue Light Cave, The Drift, Cabbage Patch, dan juga Barracuda Point. Bagian luar Pulau Kakaban mempunyai ciri dipenuhi dengan terumbu karang dengan beberapa gua atau lorong. Ini akan membuat pengalaman menyelam disekitar lokasi Pulau Kakaban menjadi lebih menarik.

Harga Tiket Masuk Danau Pulau Kakaban

Harga tiket Rp. 20.000/orang

Tips Berwisata di Danau Pulau Kakaban

  1. Bawalah perbekalan makan dan minum yang cukup saat mengunjungi Pulau Kakaban dan sekitarnya.
  2. Berpartisipasilah dalam menjaga kelestarian dan kebersihan sekitar Danau Kakaban yang termasuk langka dan dilindungi, dengan cara tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mengganggu atau merusak biota penghuni danau.
  3. Arus laut di titik-titik penyelaman sekitar Pulau Kakaban relatif kuat. Daripada melawan arus, sebaiknya Anda meminta speedboat menjemput Anda di titik ujung penyelaman.

Galeri Wisata Danau Pulau Kakaban

Anda ingin melihat galeri foto Wisata Nasional Danau Pulau Kakaban? Anda dapat melihatnya di akun instagram kami di @wisata.nasional. Kami juga selalu mengupdate galeri foto tempat wisata di Instagram kami. Jadi apabila anda ingin melihat artikel tempat wisata terbaru melalui instagram anda, anda dapat memfollow Instagram wisata.nasional.

Punya cerita tersendiri saat berlibur di Wisata Nasional Danau Pulau Kakaban dan anda ingin cerita tersebut di publish di WisataNasional.net? Anda dapat mengirimkan cerita anda kepada kami di menu Kirim Pengalaman Wisata.

Share:

2 comments

  1. Sasak Tour 27 February, 2018 at 06:32 Reply

    Wisata Danau Pulau Kakaban mahal juga ya utk akomodasinya..
    namun yakin deh.. kepuasan setelah menikmati keindahan danaunya dapat mengobati mahalnya biaya akomodasi..

  2. Angga 6 April, 2018 at 20:06 Reply

    Artikelnya sangan menarik, dan bisa jadi referensi buat orang yang ingin ke Derawan.
    Kemarin saya ke Derawan bersama travel marketplace open trip, namanya open trip id.

Leave a reply